Pablo Software Solutions
Pusat Pendidikan Mitigasi Bencana (P2MB)
UNIVERSITAS  PENDIDIKAN  INDONESIA
Copyright 2010 by WebAdmin    All Rights reserved    E-Mail: jp_geografi@upi.edu
Home
News
Contact us
Downloads
Concern
   Letusan Gunungapi
Gunungapi  adalah  suatu sistem saluran fluida panas (batuan dalam wujud cair atau lava) yang memanjang dari kedalaman sekitar 10 km  di bawah permukaan bumi sampai ke permukaan bumi, termasuk endapan hasil akumulasi material yang dikeluarkan pada saat erupsi. Erupsi adalah fenomena keluarnya magma dari dalam bumi. Erupsi dapat dibedakan menjadi erupsi letusan (explosive erupstion) dan erupsi non-letusan (non-explosive eruption). Jenis erupsi yang terjadi ditentukan oleh banyak hal seperti kekentalan magma, kandungan gas di dalam magma, pengaruh air tanah, dan kedalaman dapur magma (magma chamber).
Pada erupsi letusan, proses keluarnya magma disertai tekanan yang sangat kuat sehingga melontarkan material padat yang berasal dari magma maupun tubuh gunungapi ke angkasa.
Pada erupsi non-letusan, magma keluar dalam bentuk lelehan lava atau pancuran lava (lava fountain), gas atau uap air.
Berdasarkan bentuknya, jenis gunungapi dibedakan atas :
a. Stratovolcano
Tersusun dari batuan hasil letusan dengan tipe letusan berubah-ubah sehingga dapat menghasilkan susunan yang berlapis-lapis dari beberapa jenis batuan, sehingga membentuk suatu kerucut besar (raksasa), terkadang bentuknya tidak beraturan, karena letusan terjadi sudah beberapa ratus kali. Gunung Merapi merupakan jenis ini.
b. Perisai
Tersusun dari batuan aliran lava yang pada saat diendapkan masih cair, sehingga tidak sempat membentuk suatu kerucut yang tinggi (curam), bentuknya akan berlereng landai, dan susunannya terdiri dari batuan yang bersifat basaltik. Contoh bentuk gunungapi ini terdapat di kepulauan Hawai.
c. Cinder Cone
Merupakan gunungapi yang abu dan pecahan kecil batuan vulkanik menyebar di sekeliling gunung. Sebagian besar gunung jenis ini membentuk mangkuk di puncaknya. Jarang yang tingginya di atas 500 meter dari tanah di sekitarnya.
d. Kaldera
gunungapi jenis ini terbentuk dari ledakan yang sangat kuat yang melempar ujung atas gunung sehingga membentuk cekungan. Gunung Bromo merupakan jenis ini.


Klasifikasi Gunungapi di Indonesia :
a. Tipe A
Gunungapi yang pernah mengalami erupsi magmatik sekurang-kurangnya satu kali sesudah tahun 1600an.

b. Tipe B
Gunungapi yang sesudah tahun 1600an belum lagi mengadakan erupsi magmatik, namun masih memperlihatkan gejala kegiatan seperti kegiatan solfatara.

c. Tipe C
Gunungapi yang erupsinya tidak diketahui dalam sejarah manusia, namun masih terdapat tanda-tanda kegiatan masa lampau berupa lapangan solfatara/fumarola pada tingkah lemah.


                                                                      Tingkat Isyarat Gunungapi di Indonesia
STATUS MAKNA TINDAKAN


AWAS
a. Menandakan gunung berapi yang segera atau
    sedang meletus atau ada keadaan kritis yang
    menimbulkan bencana
b. Letusan pembukaan dimulai dengan abu dan asap
c. Letusan berpeluang terjadi dalam waktu 24 jam
a. Wilayah yang terancam bahaya direkomendasikan untuk dikosongkan
b. Koordinasi dilakukan secara harian
c. Piket penuh



SIAGA
a. Menandakan gunung berapi yang sedang bergerak
     ke arah letusan atau menimbulkan bencana
b. Peningkatan intensif kegiatan seismik
c. Semua data menunjukkan bahwa aktivitas dapat
    segera berlanjut ke letusan atau menuju pada
    keadaan yang dapat menimbulkan bencana
d. Jika tren peningkatan berlanjut, letusan dapat terjadi
    dalam waktu 2 minggu
a. Sosialisasi di wilayah terancam
b. Penyiapan sarana darurat
c. Koordinasi harian
d. Piket penuh



WASPADA
a. Ada aktivitas apa pun bentuknya
b. Terdapat kenaikan aktivitas di atas level normal
c. Peningkatan aktivitas seismik dan kejadian volkanis
    lainnya
d. Sedikit perubahan aktivitas yang diakibatkan oleh
   aktivitas magma, tektonik dan hidrotermal
a. Penyuluhan/sosialisasi
b. Penilaian bahaya
c. Pengecekan sarana
d. Pelaksanaan piket terbatas


NORMAL
a. Tidak ada gejala aktivitas tekanan magma
b. Level aktivitas dasar
a. Pengamatan rutin
b. Survei dan penyelidikan
Concern >>> Volcano